Tanam 1.000 Bibit Mangrove, Prodi Administrasi Bisnis UBL Dorong Kolaborasi Hijau Lewat Program Business Goes Green

Pesawaran – Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Bandar Lampung (UBL) bersama Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HIMABI) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Business Goes Green: Aksi Nyata Penanaman Mangrove untuk Lampung Berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2025, di Desa Gebang, kawasan Hutan Mangrove Petenggoran, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.

Program penanaman mangrove UBL ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku usaha, komunitas lingkungan, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kelestarian ekosistem pesisir di Provinsi Lampung.

Penanaman Mangrove UBL sebagai Wujud Kepedulian Lingkungan

Kegiatan diawali pada pukul 07.30 WIB dengan keberangkatan ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen Program Studi Administrasi Bisnis UBL menuju lokasi penanaman mangrove. Setibanya di kawasan Hutan Mangrove Petenggoran, acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari berbagai pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Turut hadir memberikan sambutan, Ketua Program Studi Administrasi Bisnis UBL, Dr. M. Oktavianur, S.E., M.M., serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran, yaitu Nevi Dini Astuti, S.Si., selaku Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda, dan Yanti Meda, S.E., selaku Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda.

Setelah seremoni pembukaan, seluruh peserta bersama-sama melakukan aksi penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas lingkungan, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian alam.

Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

Program Business Goes Green tidak hanya menjadi kegiatan penghijauan semata, tetapi juga merupakan implementasi nyata dari komitmen Universitas Bandar Lampung dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Kegiatan ini secara langsung mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan, di antaranya:

  • SDGs 13 – Penanganan Perubahan Iklim, melalui upaya rehabilitasi kawasan pesisir dan pengurangan dampak perubahan iklim.
  • SDGs 14 – Ekosistem Lautan, dengan menjaga keberlangsungan habitat pesisir melalui penanaman mangrove.
  • SDGs 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Sinergi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menciptakan program lingkungan yang tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Business Goes Green Mendorong Green Business

Ketua Program Studi Administrasi Bisnis UBL, Dr. M. Oktavianur, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya bisnis yang lebih peduli terhadap lingkungan.

"Penanaman mangrove ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi menjadi aksi nyata kontribusi mahasiswa dan pelaku bisnis dalam menjaga ekosistem pesisir serta mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan," ujarnya.

Melalui program Business Goes Green, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di ruang kelas, tetapi juga belajar secara langsung mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.

Konsep green business yang diusung dalam kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa aktivitas ekonomi dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian alam. Dunia usaha memiliki peran strategis dalam menciptakan inovasi yang ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Edukasi Lingkungan dan Kampanye Digital

Selain melakukan aksi penanaman mangrove UBL, rangkaian kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai pentingnya hutan mangrove sebagai benteng alami kawasan pesisir. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai fungsi mangrove dalam mencegah abrasi, menjaga habitat berbagai biota laut, menyerap karbon, serta mengurangi dampak perubahan iklim.

Sebagai bentuk perluasan dampak positif, kegiatan ini juga didukung melalui kampanye digital di berbagai media sosial. Langkah tersebut bertujuan mengajak masyarakat luas, khususnya generasi muda, agar semakin peduli terhadap pelestarian lingkungan dan ikut berpartisipasi dalam berbagai aksi hijau.

Komitmen UBL Mencetak Agen Perubahan

Universitas Bandar Lampung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan sosial dan lingkungan, UBL berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu global.

Program Business Goes Green menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan sekaligus pelaku utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, aksi penanaman 1.000 bibit mangrove ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem pesisir Lampung serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menjaga kelestarian alam Indonesia.

Komentar